Umum  

Peringati Sumpah Pemuda, Pemuda Atamali Deklarasikan Komitmen Papua Damai 

Sentani – Pemuda-pemudi Kampung Atamali, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, mendeklarasikan komitmen Pemuda Papua Damai di Obhe Kampung Atamali, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober 2026.

Deklarasi tersebut menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan, menjaga perdamaian, menolak kekerasan, serta mengambil bagian dalam pembangunan kampung halaman.

 

Ondofolo Kampung Atamali, Septinus Ibo, mengajak seluruh pemuda, baik di Kabupaten Jayapura maupun di luar daerah, agar bangkit dengan semangat kebersamaan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Menurutnya, peringatan Hari Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bagi generasi muda tentang pentingnya persatuan dan tanggung jawab dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

“Pemuda harus bangkit dengan penuh semangat membangun kampung halaman kita di mana pun kita berada. Sebagai generasi muda, kita harus membuktikan bahwa kita mampu memberikan karya bakti yang nyata,” ujar Septinus.

 

Ia juga mengingatkan para pemuda agar menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

 

Septinus menegaskan, generasi muda merupakan penerus perjuangan para leluhur. Karena itu, mereka harus mempersiapkan diri menjadi generasi yang bertanggung jawab, berkarakter, dan mampu melanjutkan pembangunan daerah.

 

Ia berharap pemuda-pemudi Kampung Atamali dapat menjadi pelopor perdamaian dengan menjaga sikap, menghormati sesama, serta membangun hubungan yang harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

Dalam kesempatan yang sama, pemuda Kampung Atamali, Andres Ibo, berharap pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua, dan Pemerintah Kabupaten Jayapura memberikan perhatian terhadap kegiatan kepemudaan, terutama kegiatan sosial dan positif dalam momentum hari-hari besar nasional.

 

Menurut Andres, kegiatan seperti Deklarasi Pemuda Papua Damai merupakan wadah penting untuk mempererat persatuan sekaligus mengarahkan generasi muda agar tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan masa depan mereka.

 

“Saya sangat berharap kepada pemerintah, baik pusat, provinsi maupun kabupaten, agar memperhatikan kegiatan-kegiatan pemuda. Tujuannya untuk membangkitkan semangat dan mengajak pemuda-pemudi agar tidak lagi melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri,” kata Andres.

 

Ia menambahkan, kegiatan sosial yang melibatkan pemuda tidak semata-mata dinilai dari besar kecilnya dukungan yang diberikan, tetapi dari bagaimana kegiatan tersebut mampu menyatukan generasi muda demi kejayaan bangsa dan negara.

 

Selain kegiatan sosial, Andres juga menyampaikan aspirasi pemuda terkait kebutuhan sarana olahraga di Kampung Atamali.

 

Ia menjelaskan, lapangan bola voli di kampung tersebut pernah mendapat bantuan dari Bupati Jayapura, sedangkan lapangan futsal dikerjakan secara mandiri oleh para pemuda melalui kerja bersama.

 

Namun, fasilitas olahraga tersebut masih membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah, khususnya untuk renovasi agar dapat digunakan secara lebih baik.

 

Andres mengungkapkan bahwa para pemuda berharap adanya tindak lanjut atas harapan bantuan yang sebelumnya disampaikan oleh Gubernur Papua. Mereka juga berharap dapat berdialog dengan pemerintah untuk membicarakan kebutuhan serta pengembangan fasilitas olahraga di kampung mereka.

 

“Kami berharap pemerintah bisa membantu renovasi lapangan. Dengan fasilitas olahraga yang lebih baik, pemuda bisa menyalurkan bakat dan melakukan kegiatan positif,” ungkapnya.

 

Menurutnya, dukungan terhadap fasilitas olahraga merupakan salah satu langkah untuk membangun generasi muda yang sehat, berprestasi, dan terhindar dari berbagai perilaku negatif.

 

Deklarasi Pemuda Papua Damai yang dilaksanakan menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi komitmen bersama yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Melalui deklarasi tersebut, pemuda-pemudi Kampung Atamali diharapkan berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, memperkuat persaudaraan, menolak kekerasan, serta mengembangkan kegiatan sosial dan olahraga yang bermanfaat.

 

Septinus Ibo dan Andres Ibo berharap pemerintah, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat dapat berjalan bersama dalam memberikan ruang dan dukungan bagi generasi muda untuk berkembang.

 

Dengan semangat Sumpah Pemuda, generasi muda diharapkan mampu menjaga persatuan, merawat perdamaian, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Jayapura serta Papua dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *