BANYUASIN, – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Banyuasin dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan puluhan hektare lahan persawahan di Kecamatan Rantau Bayur terendam banjir. Genangan air mulai merendam lahan pertanian warga sejak Rabu (11/2) malam hingga Kamis (12/2) pagi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, luapan air masuk ke area persawahan akibat meluapnya saluran drainase dan sungai setempat yang tidak mampu menahan debit air kiriman dari wilayah hulu. Ketinggian air di beberapa titik lahan sawah bervariasi, mulai dari 30 hingga 60 sentimeter.
Kondisi ini menjadi pukulan berat bagi para petani di Rantau Bayur. Sebagian besar lahan yang terendam merupakan tanaman padi yang sedang dalam masa pertumbuhan vegetatif. Jika air tidak segera surut, dikhawatirkan tanaman padi akan mengalami pembusukan akar dan berpotensi gagal panen (puso).
“Air naik tiba-tiba tadi malam karena hujan tidak berhenti. Kalau sampai tiga hari ke depan air tidak surut, bisa busuk dan puso semua padi kami yang baru berumur sebulan lebih,” keluh Supri (48), salah seorang petani Desa Pagar Bulan, saat ditemui di tepi sawahnya yang terendam, Selasa (12/2/2026).
Senada dengan hal tersebut, petani Desa Rantau Bayur Ahmad (52), mengungkapkan bahwa selain merendam sawah, akses jalan usaha tani menuju lokasi juga ikut tergenang, sehingga menyulitkan petani untuk memantau kondisi lahannya maupun melakukan penyekatan aliran air.
Menanggapi kondisi ini, Pemerintah Kecamatan Rantau Bayur bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin dan Dinas Pertanian setempat telah turun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan pendataan luas lahan yang terdampak.
Pihak kecamatan mengimbau kepada para petani dan warga di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, mengingat saat ini wilayah Sumatera Selatan sudah mulai memasuki masa peralihan menuju musim hujan.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Banyuasin, akan terus diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang dalam sepekan ke depan. Masyarakat diimbau untuk senantiasa menjaga kebersihan saluran air dan waspada terhadap banjir genangan maupun luapan sungai.
(Red)













