Kreativitas Tanpa Batas: Siswa SMPN 1 Rantau Bayur Sulap Kain Polos Menjadi Karya Jumputan Berwarna-warni

RANTAU BAYUR,OS – Puluhan siswa kelas 9 SMPN 1 Rantau Bayur berhasil menyulap halaman sekolah yang biasanya dijadikan tempat bermain dan olahraga,mendadak menjadi lautan wana.Kamisi (05/03/26).

Peristiwa ini dikarenakan Puluhan siswa membentangkan hasil karya mereka.Kain juputan dengan berbagai corak dan gradasi warna sehingga membuat kagum bagi yang melihatnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proyek mata pelajaran Seni Budaya. Di bawah bimbingan tangan dingin Bapak Dwiky Dandy Audian, S.Pd, yang akrab di panggil Pak Dwiky, selaku guru Pendidikan Seni, para siswa diajak untuk mengenal lebih dekat salah satu warisan budaya Indonesia, yaitu teknik ikat celup atau yang populer disebut “JUMPUTAN”

Menurut Pak Dwiky,selama beberapa minggu, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi langsung mempraktikkan prosesnya. Mulai dari membuat pola dengan mengikat kain menggunakan tali rafia atau karet, hingga proses pencelupan ke dalam pewarna tekstil.

“Awalnya sulit untuk menentukan kekuatan ikatan agar polanya muncul. Tapi setelah melihat hasilnya yang berwarna-warni seperti pelangi, rasa lelahnya langsung hilang!” ujar salah satu siswa dengan bangga.

Lebih lanjut,Pak Dwiky menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini bukan sekadar untuk mendapatkan nilai, melainkan untuk melatih kesabaran, ketelitian, dan tentu saja mengasah jiwa kewirausahaan siswa sejak dini.

“Melalui teknik jumputan, setiap kain yang dihasilkan adalah unik. Tidak ada dua kain yang benar-benar sama. Ini mengajarkan siswa bahwa setiap dari mereka memiliki keunikan dan kreativitas yang spesial,”tuturnya di sela-sela sesi foto bersama.

Kepala Sekolah SMPN 1 Rantau Bayur, Akhmad Sofian, S.PdHasil mengapresiasi hasil karya yang luar biasa ini dan dia mengatakan akan dipamerkan dalam ajang Pentas Seni Sekolah mendatang. “Siapa tahu, berawal dari tugas sekolah ini, kelak akan lahir desainer-desainer muda berbakat dari sekolah kita!, tutupnya. (FR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *